Friday, 25 November 2011

Bermain Bawa Pesan Peduli Lingkungan


Sekolah Dasar identik dengan bermain. Pastinya mereka jenuh jika belajar hanya didalam kelas dengan keadaan  yang membosankan. Tidak dapat menyerap pelajaran bahkan bermain dan membuat gaduh proses belajar mengajar.

Kali ini, siswa-siswa SDN Ketabang I/288 sangat gembira kedatangan tamu dari para kader lingkungan berbagai SMA dan SMK nominasi  20 besar Surabaya Eco School. (25/11)

Kegembiraan itu mereka dapatkan dari bermacam permainan-permainan yang diberikan para kader lingkungan. Uniknya, permainan ini tanpa persiapan khusus dan bisa membawa pesan peduli lingkungan

Terjun Mengukur Kualitas Air



Banyak sekali sumber air yang tercemar oleh limbah, baik itu limbah pabrik maupun limbah rumah tangga. Pencemaran air itu menyebabkan banyak sekali kerugian bagi masyarakat setempat. Kerugian itu seperti, berkurangnya sumber air bersih, timbulnya penyakit bagi masyarakat, serta ekosistem sungai yang ada didalamnya akan terganggu.     Dari 20 sekolah yang masuk nominasi Surabaya Eco School melakukan observasi dalam mengukur  tingkat kadar oksigen dalam air dan mengukur kadar keasaman air (25/11).
Dimulai pukul 09.45 mereka membentuk kelompok

Friday, 4 November 2011

Sumpah Pemuda Cinta Lingkungan


            Delapan puluh tiga tahun yang  lalu pemuda Indonesia mengikarkansumpah yang disebut sumpah pemuda. Sekarang pemuda sebagai generasi penerus memiliki kewajiban untuk melanjutkan ikrar tersebut.
            Setiap tahunnya di SMA N 11 SBY dilaksanakan peringatan hari sumpah pemuda, 28 Oktober 2011 peringataninidikemas dengan nuansa yang berbeda.Yaitu dengan menggangkat tema lingkungan“ No Fume Emmision”
            Jumat kemarin, seluruh warga sekolah dihimbau untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor.Tak terkecuali bagi bapak dan ibu guru bahkan kepala sekolah.Tak sedikit dari mereka berpartisipasi untuk mengurangi polusi udara di kota Surabaya ini. ada yang pergi kesekolah dengan sepeda pancal, bahkan banyak juga yang by foot( jalan kaki). Meskipun masih ada juga dari segelintir siswa yang menggunakan kendaraan bermotor.